ayo siapa yang berjerawat?
Wajah Jerawatan Itu Diturunkan oleh Orang Tua, Benarkah?
Jerawat selama ini diketahui muncul sebagai akibat dari perubahan hormonal dan faktor lingkungan yang tidak bersih. Konon jerawat juga bisa diturunkan dari orang tua ke anaknya atau bersifat genetik. Benarkah demikian?
"Faktor genetik sedikit banyak memang memberi pengaruh terhadap seseorang untuk berjerawat. Jika orang tua memiliki struktur kulit yang berjerawat, maka kemungkinan bisa diturunkan kepada anaknya, meskipun tidak 100 persen pasti terjadi," ujar dr Gloria Novelita, SpKK, spesialis kulit dan kelamin, dalam acara Nexcare: 'Don't Cover Your Face!', yang diadakan di ANZ Tower, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Kamis (4/7/2013).
Menurut dr Gloria, studi pada anak kembar bahkan menunjukkan bahwa produksi sebum atau minyak dikontrol oleh faktor genetik. Namun tak hanya dari genetik saja, masih ada beberapa faktor lain yang juga memicu jerawat, antara lain:
1. Faktor lingkungan yang tidak bersih
"Bila kedua orang tua berjerawat, maka kemungkinan anaknya juga berjerawat menjadi 50:50," tutur dr Gloria yang kini juga praktik di Klinik BeYouTiful.
Jika seseorang memiliki orang tua yang berjerawat dan kemungkinan diturunkan, namun ia selalu menjaga kebersihan kulit wajahnya maka bukan tidak mungkin kondisi kulit berjerawat bisa dihindari.
2. Faktor asupan makanan
Makanan pun memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan jerawat. Sebuah studi menyatakan bahwa 62 persen jerawat disebabkan oleh makanan, terutama makanan tinggi kalori dan lemak. Meskipun tidak spesifik terhadap satu jenis makanan tertentu, namun umumnya contoh makanan yang sebaiknya dihindari adalah cokelat, kacang, makanan berminyak, telur, dan susu.
3. Faktor pemakaian kosmetik
Beberapa produk kosmetik tidak cocok bagi kulit semua perempuan, terutama pada perempuan yang memiliki tipe kulit sensitif. Ada baiknya untuk tidak berganti-ganti produk jerawat dan cermat memilih produk mana yang memang cocok dengan kulit.
"Yang penting, jangan terus-menerus memakai produk kosmetik. Sebab, pemakaian kosmetik terus-menerus menyebabkan jerawat dalam bentuk komedo, terutama di daerah pipi dan dagu. Setiap malam sebelum tidur, pastikan tidak lupa untuk membersihkan wajah dari sisa kosmetik," tutur dr Gloria.
sumber : detik.com
Jerawat selama ini diketahui muncul sebagai akibat dari perubahan hormonal dan faktor lingkungan yang tidak bersih. Konon jerawat juga bisa diturunkan dari orang tua ke anaknya atau bersifat genetik. Benarkah demikian?
"Faktor genetik sedikit banyak memang memberi pengaruh terhadap seseorang untuk berjerawat. Jika orang tua memiliki struktur kulit yang berjerawat, maka kemungkinan bisa diturunkan kepada anaknya, meskipun tidak 100 persen pasti terjadi," ujar dr Gloria Novelita, SpKK, spesialis kulit dan kelamin, dalam acara Nexcare: 'Don't Cover Your Face!', yang diadakan di ANZ Tower, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Kamis (4/7/2013).
Menurut dr Gloria, studi pada anak kembar bahkan menunjukkan bahwa produksi sebum atau minyak dikontrol oleh faktor genetik. Namun tak hanya dari genetik saja, masih ada beberapa faktor lain yang juga memicu jerawat, antara lain:
1. Faktor lingkungan yang tidak bersih
"Bila kedua orang tua berjerawat, maka kemungkinan anaknya juga berjerawat menjadi 50:50," tutur dr Gloria yang kini juga praktik di Klinik BeYouTiful.
Jika seseorang memiliki orang tua yang berjerawat dan kemungkinan diturunkan, namun ia selalu menjaga kebersihan kulit wajahnya maka bukan tidak mungkin kondisi kulit berjerawat bisa dihindari.
2. Faktor asupan makanan
Makanan pun memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan jerawat. Sebuah studi menyatakan bahwa 62 persen jerawat disebabkan oleh makanan, terutama makanan tinggi kalori dan lemak. Meskipun tidak spesifik terhadap satu jenis makanan tertentu, namun umumnya contoh makanan yang sebaiknya dihindari adalah cokelat, kacang, makanan berminyak, telur, dan susu.
3. Faktor pemakaian kosmetik
Beberapa produk kosmetik tidak cocok bagi kulit semua perempuan, terutama pada perempuan yang memiliki tipe kulit sensitif. Ada baiknya untuk tidak berganti-ganti produk jerawat dan cermat memilih produk mana yang memang cocok dengan kulit.
"Yang penting, jangan terus-menerus memakai produk kosmetik. Sebab, pemakaian kosmetik terus-menerus menyebabkan jerawat dalam bentuk komedo, terutama di daerah pipi dan dagu. Setiap malam sebelum tidur, pastikan tidak lupa untuk membersihkan wajah dari sisa kosmetik," tutur dr Gloria.
sumber : detik.com

0 komentar:
Posting Komentar